You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelantikan eselon 3 4 otoy3
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pelantikan Pejabat Jadi Penyegaran Kinerja Pemprov DKI

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menyebut, pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya penyegaran sekaligus pemantapan target kinerja pemerintahan.

"Mutasi ini sebagai penyegaran,"

Menurut Pantas, mutasi dan pelantikan pejabat diharapkan mampu mendukung keberhasilan program-program Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno.

“Mutasi ini bisa juga kita anggap sebagai penyegaran dan sekaligus pemantapan target dari setiap kinerja sebagai konsekuensi daripada jabatan yang diemban,” ujarnya, Kamis (21/5).

Karangan Bunga Ucapan Selamat Pelantikan Sekda Meriahkan Balaikota

Pantas mengatakan, melalui penyegaran tersebut capaian kinerja para pejabat diharapkan menjadi lebih terukur sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran pejabat yang baru dilantik dalam mendukung program pengelolaan sampah di Jakarta, khususnya pemilahan sampah dari sumber.

Pantas menjelaskan, Pemprov DKI telah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 yang mengatur pemilahan sampah hingga tingkat wilayah dan rumah tangga.

“Ingub itu menyeluruh untuk seluruh wilayah Jakarta sampai dengan tingkat RW, malah sampai dengan tingkat gerobak-gerobak pengelola sampah,” katanya.

Pantas menerangkan, pemilahan sampah dilakukan dalam empat kategori, yakni sampah organik, anorganik, B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta residu sebagaimana diatur dalam Ingub tersebut.

Sebab itu, tambah Pantas, para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) diharapkan dapat terus menggalakkan edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat.

“Semua PNS itu harus turut mendorong, bahkan mungkin memelopori supaya memilah sampah dalam empat kategori,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melantik sebanyak 884 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (20/5) sore. Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan roda pemerintahan dan mempercepat pengambilan keputusan dengan mengisi seluruh posisi yang masih kosong agar tidak lagi dipimpin pelaksana tugas (Plt).

Menariknya, Pramono sengaja memilih hari Rabu agar para pejabat yang dilantik datang menggunakan transportasi umum serta mengenakan pakaian adat Betawi, seperti ujung serong dan encim, sebagai bentuk pelestarian identitas Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2189 personNurito
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2185 personDessy Suciati
  3. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1641 personDessy Suciati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1482 personTiyo Surya Sakti
  5. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1151 personFakhrizal Fakhri